
Seorang
pemuda lulusan dari Negeri Mesir yang
telah pulang ke kampung halamannya di Jawa. Dan ia harus mengorbankan dirinya
dengan seorang wanita yang tak ia cintai. Dia menginginkan menikah dengan gadis
Mesi, karena ia terpesona dengan wanita Mesir keturunan Cleopatra. Tapi
keinginannya hanya sia-sia karena ia harus menerima perjodohan itu karena ia
tak mau mengecewakan ibunya. Pernikahan dengan pesta meriah pun terjadi. Pada
hari ketujuh pernikahannya, ia terpaksa berlaku mesra untuk memuliakan Raihana
( nama perempuan berjilbab itu itu yang tak lain adalah istrinya ). Raihana
adalah gadis yang baik, ramah, halus budi, sarjana pendidikan, penyabar dan
seorang hafidzah (hafal al-Qur’an). Begitu banyak kelebihan Raihana tapi tak membuat ia luluh dan jatuh
cinta padanya. Pernikahan mereka menginjak usia 6 bulan, sampai pada akhirnya
Raihana hamil. Tapi ia tidak memperhatikan sama sekali kehamilan Raihana. Pada
saat usia kandungannya menginjak usia 6 bulan, Raihana meminta izinuntuk
tinggal dirumah ibunya, dan ia pun mengizinkan. Pada saat ia mengikuti sebuah
pelatihan meningkatkan mutu dosen, ia bertemu seorang dosen bahasa arab dari
Medan. Dosen itu bernama Pak Qolyubi, beliau banyak bercerita tentang sejarah
kehidupannya waktu tinngal di Mesir dan menikah dengan gadis Mesir yang
membuahkan sebuah penyesalan. Setelah mendengar cerita tersebut ia sadar bahwa
ternyata gadis Mesir tidak seperti yang ia bayangkan selama ini. Pesona Cleopatranya pun mulai pudan dan ia
menyadari bahwa ia sangat beruntung mempunyai istri seperi Raihana. Namun, ia
terlambat Raihana meninggal karena terpeleset di kamar mandi bersama
kandungannya. Cinta itu tumbuh saat Raihana telah tiada.
"Pudarnya Pesona Cleopatra" Karya: Habiburrahman El-Shirazy
Posted in:
0 komentar:
Posting Komentar